Ringankan Gangguan Fungsi Limfa Dengan Temulawak


Temulawak termasuk dalam keluarga zingiberaceae dan memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza Roxb. Tumbuhan aasli Indonesia ini banyak ditemukan di hutan-hutan di zona tropis. Meski begitu, temulawak juga mudah berkembang biak di tanah yang gembur.

Batang temulawak merupakan batang semu dengan tinggi dapat mencapai 2 m. Daunnya lebar dengan tangkai daun agak panjang, dan pada tiap-tiap helainya dihubungkan dengan pelepah. Bunga temulawak berwarna kuning tua.

Akar rimpangnya digunakan sebagai ramuan herbal penyembuh berbagai macam penyakit. Rimpang temulawak berbau menusuk, daging rimpangnya berwarna kekuning-kuningan. Senyawa kimia yang terkandung di dalamnya yaitu protein, karbohidrat, dan minyak atsiri yang terdiri dari kamfer, glukosida, turmerol dan kurkumin.

Rimpang temulawak juga mengandung pati, lemak, serat kasar, dan mineral. Akar rimpang temulawak bersifat anti-sembelit, anti-radang, tonikum, diuretic, dan bakteriostatik. Temulawak berkhasiat mengatasi berbagai keluhan kesehatan seperti ginjal, sakit pinggang, asma, masuk angin, maag, sakit perut, sembelit, cacar air, sariawan, dan jerawat.

Penggunaan akar rimpang temulawak yang digunakan sebagai ramuah herbal adalah akar rimpang segar, maupun yang telah' dikeringkan.

Memanfaatkan temulawak untuk pengobatan herbal

Ramuan temu lawak untuk menyembuhkan penyakit gangguan fungsi limfa. Bahan-bahan:
  1. 1 rimpang temulawak berukuran sedang, kupas dan cuci bersih.
  2. 1/4 rimpang lengkuas, kupas dan cuci bersih.
  3. 1/2 genggam daun meniran.
  4. 500 ml air.
Langkah membuat:
  1. Parut temulawak dan lengkuas.
  2. Rebus hasil parutan temulawak dan lengkuas bersama daun meniran.
  3. Didihkan sampai air rebusan menyusut menjadi 1/2 bagian. Angkat dan dinginkan.
  4. Setelah dingin, saring air rebusan. Ramuan siap dikonsumsi.
Dosis: Konsumsi ramuan ini secara teratur satu kali sehari sebanyak kurang lebih 250 ml (±1 gelas).

Ramuan temulawak untuk mengatasi asma Bahan-bahan:
  1. 1 1/2 rimpang temulawak berukuran sedang, kupas dan cuci bersih.
  2. Gula aren secukupnya.
  3. 5 gelas air.
Langkah membuat:
  1. Iris tipis temulawak, keringkan di bawah sinar matahari.
  2. Rebus irisan temulawak kering dengan gula aren.
  3. Didihkan sampai air rebusan menyusut menjadi 3 gelas.
  4. Setelah dingin, saring air rebusan. Ramuan siap dikonsumsi.
Dosis: Konsumsi ramuan ini secara teratur tiga kali sehari masing-masing sebanyak 1 gelas.

0 Response to "Ringankan Gangguan Fungsi Limfa Dengan Temulawak"

Posting Komentar